Sepercik Alur Bisnis Kredit dalam Sistem Informasi Debitur (SID)

Teman-teman pasti pernah dengar tentang Sistem Informasi Debitur atau biasa disingkat SID terutama teman-teman yang bekerja di sektor perbankan. Dalam kesempatan kali ini, saya ingin bercerita sedikit tentang SID sebagai sharing ilmu yang saya dapat ditempat kerja (padahal di Surat Edarannya juga ada sih kayaknya :p).

SID melaporkan segala hal tentang debitur. Pelapor atau yang biasa disebut dengan anggota SID adalah sebagai berikut:

  1. Bank Umum (definisi Bank Umum di sini mengacu pada Peraturan Bank Indonesia tentang Bank Umum)
  2. Bank Perkreditan Rakyat (BPR/BPRS) dengan aset sebesar Rp 6 milyar selama 6 bulan berturut-turut
  3. Perusahaan Pembiayaan (PP).  Untuk PP, pelaporan SID kepada BI bersifat sukarela dengan menggunakan Memorandum of Understansding (MoU) dengan BI

SID adalah salah satu sistem pelaporan yang kompleks dari 11 sistem pelaporan bank kepada Bank Indonesia. Status kredit dalam sistem SID terdiri dari beberapa status yakni:

  1. Kredit Aktif
  2. Kredit Baru
  3. Lunas
  4. Perpanjangan (nasabah menambah plafond) atau perubahan
  5. Hapus buku (supaya tidak memberatkan neraca dan masuk ke rekening administratif)
  6. Hapus tagih
  7. Restrukturisasi. Fasilitas yang direstrukturisasi biasanya karena ada permasalahan. Ada dua bentuk restrukturisasi yakni:

–          Fasilitas kredit yang lama di-lunas-kan, diganti dengan fasilitas baru dengan nomor rekening yang juga baru

–          Fasilitas kredit nya tetap, nomor rekeningnya yang lama namun kondisinya restrukturisasi

 

Kredit yang mengalami perpanjangan/perubahan, memiliki nomor Perjanjian Kontrak (PK) awal dan Nomor PK akhir dimana nomor PK yang dilaporkan adalah nomor PK akhir

Jenis obligor concept :

  1.  Sindikasi. Dalam kredit  sindikasi, jika satu nomor PK berstatus macet, maka bank yang lain dalam sindikasi juga harus mematikan fasilitas kredit tersebut
  2. Debitur besar. Debitur besar di sini adalah yang fasilitas kreditnya lebih besar (>) dari 10 milyar. Untuk debitur besar ini, bank wajib memeriksa setiap 3 bulan sekali, apakah debitur ini memiliki status kredit macet di bank lain atau dengan status kredit yang lebih rendah, maka bank pelapor wajib melaporkan status kredit yang lebih rendah. Dalam sistem pelaporan, status fasilitas yang diberikan bank kepada nasabahnya ada lima berdasarkan tingkatan likuiditasnya yakni:
    1. Lancar
    2. Dalam Perhatian Khusus
    3. Kurang Lancar
    4. Diragukan
    5. Macet
    6. 50 debitur terbesar dengan kredit di bawah 10 milyar dan di atas (>) 500 juta

Fasilitas yang direstrukturisasi bentuknya ada dua yakni:

–          Jatuh temponya diperpanjang

–          Suku bunga/plafond dikurangi

Jenis kredit sindikasi yang dilaporkan dalam SID yakni:

  1. Joint account                     : satu fasilitas, satu rekening namun diberikan ke beberapa debitur
  2. Pipe Line                              : satu nomor PK, dalam satu nomor PK tersebut ada beberapa fasilitas
  3. Plafond Menurun            : contohnya adalah fasilitas KPR, plafond mengikuti baki debet, kelonggaran tarik selalu 0
  4. Giro Bersaldo Debet       : fasilitas kredit tanp Perjanjian Kredit, gironya untuk pembayaran dan transfer misal orang punya giro di bank 10 juta, memiliki kewajiban transfer 15 juta jadi yang 5 juta nya jadi kredit, menjadi kredit tanpa perjanjian
  5. Sekuritisasi                         : dijadikan surat berharga, dialihkan ke pelapor lain, dijual ke perusahaan penagih misal Sarana Multi Finance (SMF))
  6. Rekening koran                   : ada kelonggaran tarik, penggunaan mirip dengan Kartu Kredit biasanya untuk modal kerja

 

 

Mungkin segini dulu sharing saya tentang Sistem Informasi Debitur (SID) yang menjadi sekelumit bagian dari pekerjaan saya dan sekelumit bagian dalam kehidupan saya yang luas ini. Hehehe…Semoga bermanfaat ya

 

Depok,22082013

This entry was posted in My Work. Bookmark the permalink.

3 Responses to Sepercik Alur Bisnis Kredit dalam Sistem Informasi Debitur (SID)

  1. Ultra says:

    Lumayan nambah pengetahuan perbankan..
    Bahas lebih dalam tentang fasilitas kredit dong kak..

  2. Ken says:

    Hi, Kamu kerja di SID bank apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s