Ilmu Lebih Utama daripada Harta

ilmu vs harta

Oleh Syaikh Muhammad Abu Zahrah

Ilmu Lebih Utama daripada Harta, sebab:

  1. Ia adalah warisan para Rasul dan Nabi-Nabi, sementara harta berupa emas, perak, dan permata, dilungsurkan Fir’aun, Qarun dan raja-raja
  2. Ilmu menjaga pemiliknya, sedang pemilik harta bersusah payah menjaga kekayaannya
  3. Jika ilmu menguasai harta, akan menjadi mulialah kedua-duanya. Sebaliknya jika harta mengusai ilmu, kan menjadi hinalah kedua-duanya
  4. kekayaan akan berkurang jika dibelanjakan, sedangkan pengetahuan bertambah jika dibagikan
  5. ilmu setia menyertai pemiliknya menuju kematian, kebangkitan dan akhiratnya. Adapun harta tak mau ikut dan tetap tinggal di dunia
  6. pemilik ilmu terhormat dan diperlukan semua insan; dari rakyat jelata hingga para raja. Adapun harta hanya berguna dalam kebutuhan para faqir dan dhu’afa
  7. bagi pemilik harta, akan bermunculan musuh jahat dan kawan tak tulus. Adapun empunya ilmu, berarti memperbanyak saudara dan mengurangi seteru
  8. pemilik harta hanya digelari yang baik-baik saja jika mau memberi. Adapun ahli ilmu digelari yang baik-baik saja sejak belajar, terlebih ketika mengajar
  9. ketamakan pada ilmu memuliakan mereka yang masih bodoh maupun para cendekia. Sebaliknya, tamak terhadap harta menistakan yang masih miskin juga yang sudah kayak
  10. di akhirat, pemilik harta akan rumit urusan dan berbelit hisabnya. Sedangkan pelajar dan pengajar ilmu akan mendapat kemudahan dan syafa’at nabiNya
  11. Kemuliaan pemilik harta ada pada pernak-pernik kekayaan yang terletak di luar dirinya. Adapun keluhuran ahli ilmu adalah pengetahuan yang menyatu bersama sosoknya
  12. Semua ibadah dan ketaatan kepada Alloh, harus dilakukan dengan ilmu. Tapi banyak kemaksiatan keji dan mungkar, dapat dilakukan dengan harta
  13. Agak sukar menemukan kemaksiiatan yang ditujukan untuk memperoleh ilmu. Namun, bertabur banyaknyya dosa-dosa yang ditujukan demi mendapatkan harta
  14. Harta menyergapkan kesedihan sebelum mendapatkannya dan mencekamkan kekhawatiran setelah memperolehnya. Adapun ilmu adalah kegembiraan dan keamanan, kapan pun dan di manapun berada
  15. Mencintai ilmu, baik bagi yang memilikinya mapun tidak, adalah mata air kebajikan. Adapun mencintai harta, baik di kala berpunya maupun papa adalah sumber keburukan
  16. Adam diciptakan lalu dia dibekali ilmu, dan bukannya harta, yang membuatnya unggul di hadapan para malaikat dan menerima sujud penghormatan mereka
  17. Robb kita menciptakan makhluq pertamaNya berupa pena, menurunkan wahyu pertama oada Nabi-Nya dengan kalimat ‘baca’, dan menjadikan mu’jizat utama Rasululloh adalah kitab-Nya
  18. Harta hanya bisa mulia dan membawa ke surga jika dimakmumkan kepada ilmu. Adapun ilmu tak harus disertai harta untuk menjadikannya begitu
  19. Orang yang berharta lagi berilmu yang berinfaq, pahalanya disamakan oleh Nabi Shollallohu’alaihi wa sallam dengan orang berilmu miskin yang baru berniat untuk itu
  20. Para pemilik harta mudah dijangkiti kesombongan hingga mengaku tuhan. Adapun para pemilik ilmu dikarunia sifat takut kepada Alloh dan rendah hati terhadap sesama insan

Dalam Buku Lapis-Lapis Keberkahan, hlm.67

This entry was posted in Learning Outside. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s